STIKes Muhammadiyah Aceh Kukuhkan 135 Lulusan

STIKes Muhammadiyah Aceh Kukuhkan 135 Lulusan, Siap Menjadi Universitas

Foto Utama Wisuda

Sebanyak 135 lulusan Program Sarjana dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Aceh resmi dikukuhkan dalam prosesi wisuda tahun akademik 2024/2025. Para lulusan tersebut berasal dari berbagai wilayah di Aceh, di antaranya 52 orang dari Kabupaten Aceh Besar, 38 orang dari Banda Aceh, serta 17 orang dari wilayah Barat Selatan Aceh.

Seluruh mahasiswa telah menjalani proses perkuliahan selama periode akademik 2023–2024 dengan sistem hybrid learning, di mana 60% kegiatan dilakukan secara luring dan 40% secara daring. Prosesi wisuda berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025.

Dalam laporannya, Ketua Program Studi, Ibu Sirajul Muna, S.ST., M.Kes., menyampaikan bahwa para lulusan telah menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan. IPK tertinggi mencapai 3,93, dengan rata-rata IPK sebesar 3,43. “Ini adalah pencapaian luar biasa, bukan hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika STIKes Muhammadiyah Aceh,” ujar beliau.

Lebih lanjut, Sirajul Muna juga menekankan bahwa sebagian besar lulusan adalah bidan yang telah aktif bekerja di lapangan. Hal ini menuntut mereka untuk mampu menyeimbangkan antara tanggung jawab profesional dan penyelesaian studi akademik. “Kami berharap lulusan mampu menunjukkan transformasi pengetahuan dan keterampilan sebagai hasil dari pendidikan yang telah ditempuh,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua STIKes Muhammadiyah Aceh, Bapak H.T. Murhadi, SKM., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan STIKes sebagai tempat menimba ilmu. Beliau juga membagikan sejumlah capaian strategis kampus, termasuk proses akreditasi perguruan tinggi yang telah selesai dan saat ini menunggu hasil akhir.

Tak hanya itu, STIKes juga akan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pasca akreditasi untuk dua program studi, yakni Kebidanan dan Administrasi Rumah Sakit. Tahun ini, beberapa dosen juga mengikuti sertifikasi dosen dan diharapkan akan menambah persentase dosen bersertifikat menjadi lebih dari 70%. Di bidang kemahasiswaan, STIKes turut berbangga karena mahasiswa mereka berhasil meraih medali perak dan perunggu dalam ajang POMDA yang diadakan di Meulaboh.

Dalam perkembangan terbaru, usulan transformasi STIKes menjadi universitas telah dinyatakan memenuhi syarat. “Insyaallah segera akan diterbitkan SK perubahan menjadi Universitas Ahmad Dahlan di Aceh. Kami juga merencanakan pembukaan tiga program studi baru, yaitu Informatika, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dan Ilmu Komunikasi,” ujar Murhadi penuh semangat.

Untuk mendukung pengembangan institusi, STIKes juga tengah mempersiapkan pembangunan dua gedung baru bertingkat lima dan enam lantai, lengkap dengan perencanaan dan desain yang matang. Di bidang riset, sejumlah dosen telah aktif menjalankan tridarma dan berhasil memperoleh hak kekayaan intelektual (HKI) atas karya ilmiah mereka.

Di akhir sambutannya, Ketua STIKes menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan akademik, serta berharap seluruh lulusan terus menjaga nama baik almamater. Dalam kesempatan yang sama, Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh, Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T., menyampaikan rasa bangganya atas berbagai kemajuan yang telah dicapai STIKes. “Saya merasa bersyukur dapat hadir dalam momen penting ini. Kemungkinan besar ini akan menjadi undangan terakhir saya untuk STIKes, karena ke depan kita akan menyambut kehadiran Universitas Ahmad Dahlan di Aceh,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa transformasi menjadi universitas bukanlah perkara mudah, tetapi upaya STIKes selama ini membuktikan keseriusan dalam menjaga mutu pendidikan. “Mutu adalah segalanya. Seperti membuat martabak—jika bahan dan cara memasaknya tidak bagus, hasilnya pasti tidak memuaskan. STIKes telah memberikan yang terbaik. Jika ada kekurangan, tentu masih bisa dimaklumi,” tutupnya. Acara wisuda ini juga dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh A. Malik Musa, pimpinan LLDikti Wilayah XIII, para Wakil Ketua STIKes, Ketua Badan Pembina Harian, serta jajaran organisasi profesi seperti IB, IKATEMI, dan PPT Arsi. Seluruh civitas akademika STIKes Muhammadiyah Aceh turut ambil bagian dalam merayakan momen bersejarah ini.

© 2025 STIKes Muhammadiyah Aceh